Aku dan Redaktur – Cerpen Karya Depri Ajopan
Assalamualaikum. Cerpenmu sudah saya terima dan sudah saya jajaki kemungkinan pemuatannya. Saran dari saya sebagai redaktur, nama…
continue reading..
Saldo Kosong adalah Maut – Cerpen Karya Dody Widianto
Bercak mirip polkadot warna merah dengan ukuran berbeda seakan mengajakku bicara. Sebesar jempol kaki. Beberapa mirip bulatan…
continue reading..
Riuh dalam Senyap – Cerpen Karya Yuditeha
Aku duduk di bangku kayu di tepi sungai berwarna pink keruh, dengan arusnya yang aneh, mengalir dari…
continue reading..
Absen – Cerpen Karya Yuditeha
Hari Rabu di SDN Sukamurni 3 terasa seperti hari yang tak ingin dijemput siapa pun. Matahari datang…
continue reading..
Gedung Jagal – Cerpen Karya Satria Shendy
“Pasti gedung itu lagi,” kataku dalam hati. Aku sering mendengar cerita itu sebelum tidur. Tentang sebuah gedung…
continue reading..
Separuh Jiwa Nami – Cerpen Karya Aprilia Nurmala Dewi
“Jangan buka pintu itu.” Nami berulang kali mendapati dirinya berdiri di hadapan sebuah pintu kastil yang kokoh.…
continue reading..
Yang Tak Pernah Dipesan – Cerpen Karya Yuditeha
Mereka duduk di kafe kecil di sudut Jalan Suryodiningrat, yang tampak seperti persilangan antara studio lukis dan…
continue reading..
Kemanusiaan – Cerpen Karya Wildanne
Banjarmasin, 2027. Kota yang menantang untuk melawan hidup dan aturan-aturan, begitu komentar Pak Asmuni ketika mendengar ceritaku…
continue reading..
Puzzle – Cerpen Karya Yuditeha
Aku menyusun potongan terakhir dari puzzle itu dengan hati-hati. Gambar pantai kecil dengan matahari tenggelam tampak sempurna.…
continue reading..