
Puisi-puisi Muhammad Daffa
Sekadar Ocehan kubuka beranda, Tuhan mengirimiku kata-kata, dunia berbagai kemungkinan sekaligus ketakmungkinan, lalu ingatan datang menyerbu serupa warna; mengiris malam yang tumbuh dari khusyukku, setelahnya januari mengetuk pintu berbasa-basi perihal perasaan setelah minggu mengubur perjumpaan, telah ditemukannya bagian lain dari dirimu, hanyut sebagai ocehan-ocehan sampah, menyembunyikan cinta di kesunyian luka

