
Doa-Doa yang Menghitung Diri Sendiri dan Puisi Lainnya Karya Palito
Doa-Doa yang Menghitung Diri Sendiri Aku di tepi tubuhmu, garis bibirmu—perbatasan antara dunia yang pernah ada & dunia yang ditinggalkan waktu. Segala yang jatuh ke lubang-lubang itu menjadi bayang-bayang yang tak pernah selesai diceritakan. Pakaian yang kupakai bukan milikku, tapi milik orang mati, huruf-huruf tebal yang tercekik, di tumpukan
