
Seseorang yang Menyentuh Biji Matamu dan Puisi Lainnya Karya Rikard Diku
Seseorang yang Menyentuh Biji Matamu tidak ada percakapan seperti hari yang sudah-sudah dari jendela hujan turun rintik-rintik sepi menyalibkanmu di palang pintu kamar kau dirundung rindu paling kepala batu dan tak sabar ditimpuk waktu yang tampak berlalu kau ingin segera pulang seperti orang buta di Betsaida rebah ke tanah
