
Jalan Hidup yang Seringkali Dianggap Sekedar Warisan Semata: Catatan dari Seorang Budayawan Pinggiran
Jangan tanya, kenapa saya bisa salto di depan maestro Reog Ponorogo dan teman dari Polandia. Yang perlu dipertanyakan adalah: kenapa Kementerian Kebudayaan seperti tengklek kehabisan minyak, padahal sudah jadi kementerian sendiri? Ini bukan soal gaya-gayaan. Ini soal arah. Arah kebudayaan bangsa yang konon besar ini. Sudah lama saya ingin menulis
