Day: Mei 1, 2026

Kian Kritis, Semestinya Kian Malas Sambat

Membaca sebuah esai sambat di Nyangkem soal seorang yang merasa tak beroleh validasi lingkungan—lantaran kawannya sensitif—dari sikap kritisnya di kampus, sebuah pertanyaan segera saja meletup di kepala, “Apakah si penulis juga lagi sama kritisnya saat menulis esai refleksi ini? Atau, apakah sikap kritis itu hanya menikam tajam keluar, tapi tumpul

Selengkapnya »