Category: Cerpen

Ilustrasi Tragedi Pengecut dalam Tiga Babak (www.pinterest.com)

Tragedi Pengecut dalam Tiga Babak – Cerpen Karya Wildanne

(I) Suara gemercik air terus mengisi ember kamar mandi sebelah yang sudah penuh dari awal dengan tempo lambat adalah satu-satunya suara yang konsisten menemaniku sejak azan maghrib beberapa menit yang lalu. Yang inkonsisten adalah sayup-sayup zikir sebelum iqamah, suara knalpot kendaraan dari jalan di kejauhan yang sesekali dilalui suara knalpot

Selengkapnya »
Ilustrasi Cerpen Ayam Hitam Kematian (www.pinterest.com)

Ayam Hitam Kematian – Cerpen Karya Viper Berbisa

Hidup itu persis skripsi yang tak pernah berhasil direvisi: dosen selalu dicemooh, printer selalu roboh, dan mahasiswa selalu merasa bodoh. Setiawan merasakannya penuh-penuh, sebab malam ini ia sedang meluncur di atas motor bebek Asrul—bukan ke kampus, bukan ke perpustakaan, tapi ke rumah misterius di lereng gunung untuk mencari ayam cemani.

Selengkapnya »
Ilustrasi Aku dan Redaktur (www.freepik.com)

Aku dan Redaktur – Cerpen Karya Depri Ajopan

Assalamualaikum. Cerpenmu sudah saya terima dan sudah saya jajaki kemungkinan pemuatannya. Saran dari saya sebagai redaktur, nama Toek ganti dengan nama yang berkarakter dan khas. Nama Toek gak bunyi. Untuk nama tidak abeh. Syekh Lincir misalnya, itu nama yang lucu. Cepat cari nama lagi untuk cerpenmu Capres Tanpa Kepala itu.

Selengkapnya »
Ilustrasi Cerpen Saldo Kosong adalah Maut (www.pinterest.com)

Saldo Kosong adalah Maut – Cerpen Karya Dody Widianto

Bercak mirip polkadot warna merah dengan ukuran berbeda seakan mengajakku bicara. Sebesar jempol kaki. Beberapa mirip bulatan kelereng, tetapi oval memanjang melebar ke sisi lain. Di sebelahnya, titik-titik bulat merah mirip deret semut berbaris memanjang. Menyusur di lantai kamar sebelah lemari kayu. Masker di hidung entah kenapa malah kubuka dari

Selengkapnya »
Ilustrasi Riuh dalam Senyap (www.freepik.com)

Riuh dalam Senyap – Cerpen Karya Yuditeha

Aku duduk di bangku kayu di tepi sungai berwarna pink keruh, dengan arusnya yang aneh, mengalir dari rendah ke tinggi. Airnya tampak tak wajar, dan riak-riaknya berbunyi seperti suara parau pria tua penjual buah di pasar, marah-marah tanpa alasan. Aku merasa tempat ini tak nyata, tapi tetap tinggal, seolah menunggu

Selengkapnya »
Ilustrasi Pinterest

Absen – Cerpen Karya Yuditeha

Hari Rabu di SDN Sukamurni 3 terasa seperti hari yang tak ingin dijemput siapa pun. Matahari datang dengan malas, seperti penjaga kantin yang tahu anak-anak sudah kehabisan uang jajan sejak Selasa. Di ruang kelas 3C, kipas angin tua berputar lamban, berdecit seperti suara anak kecil yang lupa caranya tertawa. Kelas

Selengkapnya »