
Karosel dan Puisi Lainnya Karya Maulana Abdi Zahid
Karosel Waktu begitu menggeliat. Pagi ke pagi malam ke malam. Gambarmu begitu lekat seperti lumut. Rimbun menggerogoti serabut neuron di otakku. Mencumbu teguk anggur dengan mesra. semata kebuntuan, mengingat canda candu tertanam liang dalam ingat yang lekat Kasur lusuh membisik sendu. Alunan ilusi dan delusi begitu bingar, merongrong





