
Riuh dalam Senyap – Cerpen Karya Yuditeha
Aku duduk di bangku kayu di tepi sungai berwarna pink keruh, dengan arusnya yang aneh, mengalir dari rendah ke tinggi. Airnya tampak tak wajar, dan riak-riaknya berbunyi seperti suara parau pria tua penjual buah di pasar, marah-marah tanpa alasan. Aku merasa tempat ini tak nyata, tapi tetap tinggal, seolah menunggu





