Category: Puisi

Ilustrasi Puisi Kenapa Aku Terus Terpaku (www.pinterest.com)

Kenapa Aku Terus Terpaku dan Puisi Lainnya Karya Windy Sherin

Kenapa aku terus terpaku aku menatap ke atas sana di langit tempat matahari tersematkan jangan dikira sedang mencari tuhan atau istri yang tak kunjung datang; itu mah cuma bualan iwan simatupang. dasar orang gila!   silau. perih. mataku berair. ini adalah cara alam mengatakan, “sudahlah, jangan sok keras kau.”  

Selengkapnya »
Ilustrasi Puisi Hujan Tidak Selalu di Bulan Juni (www.pinterest,com)

Hujan Tidak Selalu di Bulan Juni dan Puisi Lainnya Karya Lalu Ahmad Albani

Hujan Tidak Selalu di Bulan Juni aku tidak ingin mencintaimu dengan sederhana dengan syahadat disaksikan malaikat yang tidak sempat memberitahu Hawa bahwa yang merah manis tidak selalu berarti cinta aku tidak ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isak Adam selepas pembunuhan pertama Kain & Habel berselisih soal sesembahan bahwa yang diterima

Selengkapnya »
Ilustrasi Pinterest

Di Luar Juni dan Puisi Lainnya Karya Jasmine Noor

DI LUAR JUNI setiap malam bedebum saat lampu jalanan meredup dan suara kipas angin menjerit seperti hantu yang kelelahan percakapan kita beringsut dari sela dinding berjalan pelan di langit kamar menjelma samar doa yang entah kepada siapa harus sampai aku mendengarmu bicara dari seberang pematang sawah dengan lidah tak bertubuh

Selengkapnya »
Ilustrasi Pinterest

Enigma Poetica dan Puisi Lainnya Karya Pitrus Puspito

Enigma Poetica Puisi adalah teka-teki Cahaya yang membutakan dan gelap yang menerangi Puisi adalah kegelisahan Kesedihan yang meratap dan tawa yang menari-nari Puisi adalah kata mencari makna keberanian yang terancam dan sunyi yang membebaskan (Surakarta, 2025)   Summitatem Vitae Hidup tak mungkin menuliskan dirinya sendiri. Ia menyerahkan setengah lusin jarinya

Selengkapnya »
Ilustrasi Pinterest

Jangan Berharap dan Puisi Lainnya Karya Husain Al Faruq

Jangan Berharap Jangan datang bertamu lagi hari-hari sudah bubar sekarang cukup senyum dan biar waktu bergulir di sungai biru di wajahmu Dan bawa pulang mimpi ternak saja di pekarangan rumah tidurkan dengan manja waktu akan buai sampai mati (2025) Musuh Harapan Bukan karet, bukan pula newtonian perlakukan dengan baik jangan

Selengkapnya »