
Langkah yang Tertinggal di Hujan – Cerpen Firma Rahma
Hujan turun sejak pagi, seperti seseorang yang terlalu rindu untuk berhenti menangis. Jalanan kota tampak kelabu, memantulkan bayangan orang-orang yang bergegas mencari tempat berteduh. Di antara langkah terburu itu, seorang pria berjalan tanpa payung — langkahnya pelan tapi pasti, seolah sedang mengikuti sesuatu yang hanya dia sendiri tahu. Namanya Nara.





