Category: Sastra

Ilustrasi Gigs (www.pinterest.com)

Gigs – Cerpen Karya Heri Haliling

Pria di depanku ini beda. Senyumnya yang ku yakin jebakan itu mengundang keheranan.  Sejatinya malam ini semua koloninya telah kami cekal. Namun sekali lagi, senyum menjijikkan itu pada dasarnya ia sematkan sebagai suatu ejekan. “Ceritakan peranmu di perkumpulan laknat itu!” perintahku sebal tertahan-tahan. Nyala lampu berombak sebab embusan udara dari

Selengkapnya »
Ilustrasi Cerpen Langkah yang Tertinggal (www.pinterest.com)

Langkah yang Tertinggal di Hujan – Cerpen Firma Rahma

Hujan turun sejak pagi, seperti seseorang yang terlalu rindu untuk berhenti menangis. Jalanan kota tampak kelabu, memantulkan bayangan orang-orang yang bergegas mencari tempat berteduh. Di antara langkah terburu itu, seorang pria berjalan tanpa payung — langkahnya pelan tapi pasti, seolah sedang mengikuti sesuatu yang hanya dia sendiri tahu. Namanya Nara.

Selengkapnya »
Ilustrasi Kalbu Yang Tak Terbakar dan Puisi Lainnya

Kalbu Yang Tak Terbakar dan Puisi Lainnya Karya Muna Assyahidah

Kalbu Yang Tak Terbakar Aku memanggul senyap dengan dada terbuka, mendengar waktu bergetar di sela napas. Segalanya tampak rapuh, namun aku tak rubuh — karena di balik retak, ada cahaya yang diam-diam tumbuh. Pengorbanan bukan tentang hilang, tetapi tentang bertahan di antara yang runtuh. Tentang menyalakan diri perlahan, agar yang

Selengkapnya »
Ilustrasi Foto di Meja Belajar (www.pinterest.com)

Foto di Meja Belajar – Cerpen Karya Eden Farellio W

Malam datang tanpa mengetuk. Di kamar sempit berukuran tiga kali empat meter, aku duduk di depan meja belajar yang catnya mulai mengelupas. Lampu di langit-langit bergoyang pelan ketika angin lewat dari jendela. Di atas meja itu, ada satu benda yang tak pernah berpindah tempat: foto keluarga kami dalam bingkai kayu

Selengkapnya »
Ilustrasi Senja di Kota Pabrik (www.pinterest.com)

Senja di Kota Pabrik – Cerpen Karya Jeje Zaenudin

Namaku Zaen. Setiap sore, sebelum langit menutup mata, aku selalu melintasi jalanan berdebu di antara deretan pabrik yang berasap malas. Suara mesin menjadi musik yang menandai pergantian waktu—antara dunia kerja dan dunia kuliah. Kami, para mahasiswa sore, hidup di antara dua dunia: yang satu menuntut tenaga, yang satu menuntut pikiran.

Selengkapnya »
Ilustrasi Cerpen Penggali Kubur (www.pinterest.com)

Penggali Kubur – Cerpen Karya Depri Ajopan

Jenazah itu baru saja dikebumikan. Namus bermenung sendirian di pemakaman itu setelah orang-orang pergi. Airmatanya jatuh ke tanah pekuburan beberapa titik. Sebagai tukang penggali kubur, ia merasa kehilangan sosok kawan sejati yang satu profesi dan saling mengerti dengannya. Ia tahu sendiri akan susah mencari pengganti almarhum Lisman yang cocok diajak

Selengkapnya »