
Gigs – Cerpen Karya Heri Haliling
Pria di depanku ini beda. Senyumnya yang ku yakin jebakan itu mengundang keheranan. Sejatinya malam ini semua koloninya telah kami cekal. Namun sekali lagi, senyum menjijikkan itu pada dasarnya ia sematkan sebagai suatu ejekan. “Ceritakan peranmu di perkumpulan laknat itu!” perintahku sebal tertahan-tahan. Nyala lampu berombak sebab embusan udara dari





