Kepada Shei dan Puisi Lainnya oleh Anugrah Pratama

Kepada Shei 

 

Aku senang 

membayangkan 

hal-hal yang indah.

 

Kubayangkan matamu

menjadi rumah

paling megah:

tempat di mana lelah

perlahan luluh.

 

Kubayangkan dunia

dan segala keelokannya 

terkumpul di sela senyummu 

setiap pagi.

 

Aku senang 

membayangkan 

hal-hal yang indah.

 

Kubayangkan tubuhku 

pulang ke dalam tubuhmu 

setiap saat.

 

Kubayangkan irama jantungmu

menjadi detak

di kedalaman jantungku.

2026

Ketika Jariku Terluka 

– untuk Sheila Imaniah

 

Apakah keindahan dunia

terletak pada kelembutan jemarimu

tatkala menyentuh jemariku 

yang tersayat masa lalu?

 

Aku terluka dan bahagia

di waktu bersamaan.

 

Aku ingin kau 

mengulanginya kembali. 

Menyentuh jemariku 

sebagaimana mimpi 

menyentuh jantung

sebuah puisi.

 

Kau tahu?

Sentuhanmu itu

adalah obat terbaik

untuk seluruh lukaku.

 

Apakah keindahan dunia

terletak pada kelembutan jemarimu?

2026

Sajak untuk Bu Bidan

 

Sajak terbaik di masa ini

adalah sajak yang membicarakan

ihwal teduhnya tatapanmu.

 

Tatapanmu adalah pepohonan

sekaligus hutan yang luas.

Aku adalah musafir yang rela tersesat

selamanya di sana.

2026

 

PETUALANGAN DOA

 

Dalam sekejap,

doa berpetualang ke langit.

 

Manusia-manusia

saling mencinta,

saling bersuara.

 

Dalam sekejap,

doa berpetualang ke langit

kemudian pulang

sebagai bunga-bunga.

2025

Baca Juga : Jika Tak Lagi Boleh Mendedahkan Curahan, Bagaimana Kita Bangun dari Kejatuhan?

 

 

 

Baca Juga

Picture of Anugrah Gio Pratama

Anugrah Gio Pratama

Berdomisili di Sampit, Kalimantan Tengah. Ia merupakan alumnus Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat. Saat ini ia bekerja sebagai guru dan dosen. Pernah diundang dalam acara sastra semisal Payakumbuh Poetry Festival 2022 dan Aruh Sastra Kalimantan Selatan 2022. Dapat dijumpai di Instagram: @anugrah_gio_pratama